![]() |
| Ilustrasi |
"Mereka yang tidak lolos karena tidak ikut tahapan tes psikologi, sementara waktu yang kami berikan sudah cukup," kata Sekretaris Kelompok Kerja Pilkada DPD Demokrat Sulawesi Tengah Jaury Sakkung.
Tes psikologi terakhir dilakukan Sabtu (7/2/2015) di salah satu hotel karena mereka sebelumnya tidak bisa ikut dengan alasan bertepatan dengan undangan Presiden Joko Widodo.
Bakal calon yang mengikuti tes terakhir adalah Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan, Wakil Ketua DPRD Tojo Unauna Muhammad Lahay, Ketua DPRD Morowali Utara Syafruddin Madjid serta mantan anggota DPRD provinsi Lusy Shanti.
"Kami tidak lagi memberikan waktu untuk mereka tidak ikut tes psikologi," kata Jaury yang dikutip dari Antara, Senin (9/2/2015).
Penanggungjawab tes psikologi Pokja Pilkada DPD Demokrat Sirajuddin Tayeb mengatakan, dari 49 bakal calon yang mendaftarkan dirinya di Demokrat hanya 34 yang mengikuti tes psikologi.
"Mereka berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya seperti pemaparan visi dan misi," katanya.
Sirajuddin mengatakan, mereka yang tidak mengikuti tes psikologi sebelumnya telah dihubungi namun tidak ada konfirmasi terkait kesiapan mereka.
Pemaparan visi dan misi telah berlangsung dalam tiga hari terakhir di DPD Demokrat dengan menghadarikan tiga tim penilai dari Universitas Tadulako masing-masing pengamat politik Irwan Waris dan Pengamat Sosial dan Konflik Marzuki.
Pada Sabtu sejumlah bakal calon memberikan pemaparan visi misi diantaranya Mantan Sekrdaprov Baharuddin HT untuk calon bupati Morowali Utara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat dan pengacara Rahman Kasim. Keduanya untuk calon wali kota Palu.[Ant]





0 komentar:
Posting Komentar