Palu, Jurnalsulteng.com - Komisi Pemilihan Umum Palu di Sulawesi Tengah yakin jumlah pemilih yang golput pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2014 semakin lebih kecil dari pemilu sebelumnya.
"Kami terus berupaya dengan berbagai cara untuk mengantisipasi pemilih golput pada Pemilu 2014," kata Marwan P Angkut di Palu, Selasa (27/8/2013).
Ia mengatakan salah satu langkah yang ditempuh KPU dalam rangka untuk menggaet seluruh calon pemilih yang ada di Kota Palu agar mereka bisa memilih pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2014 dengan gencar melakukan sosialisasi.
Sosialisasi dimaksud antara lain dengan mendatangi calon pemilih (pelajar dan mahasiswa) di sekolah dan juga perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di ibu kota provinsi Sulteng.
Memang belum semua sekolah didatangi, tetapi sudah cukup banyak dan diusahakan sebelum daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan, paling tidak semua sekolah dan perguruan tinggi telah dijangkau.
Menurut dia, potensi pemilih pemula yang paling banyak adalah pelajar.
"Mungkin di rumah mereka belum sempat didata oleh petugas pantarlih, maka di sekolah langsung didata sehingga bisa masuk DPT," katanya.
Langkah KPU tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi atau mengurangi jumlah pemilih yang golput.
Pengalaman pada pemilu sebelumnya, termasuk Pemilu 2009 jumlah pemilih golput cukup banyak,tanpa merincinya.
Karena itu, dengan langkah ini paling tidak dapat memperkecil jumlah pemilih yang tidak menyalurkan aspirasi politiknya pada Pemilu 2014.
Kalau mereka sengaja golput itu merupakan haknya. "Yang penting mereka masuk DPT," katanya.
Jika saatnya dilaksanakan Pemilu dan mereka tidak menyalurkan aspirasi atau memilih golput, itu tidak masalah karena sudah merupakan pilihan mereka.
Saat ini daftar pemilih sementara hasil perubahan Kota Palu sebanyak 240.112 orang yang tersebar di delapan kecamatan. Itu berarti ada penambahan 106 orang dari daftar pemilih sementara (DPS) yang sebelumnya telah diumumkan di setiap kantor desa atau kelurahan.
Jumlah kelurahan di Palu saat ini sebanyak 45. Palu yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah saat ini memiliki penduduk sekitar 310 ribu jiwa.***
sumber;antarasulteng.com
"Kami terus berupaya dengan berbagai cara untuk mengantisipasi pemilih golput pada Pemilu 2014," kata Marwan P Angkut di Palu, Selasa (27/8/2013).
Ia mengatakan salah satu langkah yang ditempuh KPU dalam rangka untuk menggaet seluruh calon pemilih yang ada di Kota Palu agar mereka bisa memilih pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2014 dengan gencar melakukan sosialisasi.
Sosialisasi dimaksud antara lain dengan mendatangi calon pemilih (pelajar dan mahasiswa) di sekolah dan juga perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di ibu kota provinsi Sulteng.
Memang belum semua sekolah didatangi, tetapi sudah cukup banyak dan diusahakan sebelum daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan, paling tidak semua sekolah dan perguruan tinggi telah dijangkau.
Menurut dia, potensi pemilih pemula yang paling banyak adalah pelajar.
"Mungkin di rumah mereka belum sempat didata oleh petugas pantarlih, maka di sekolah langsung didata sehingga bisa masuk DPT," katanya.
Langkah KPU tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi atau mengurangi jumlah pemilih yang golput.
Pengalaman pada pemilu sebelumnya, termasuk Pemilu 2009 jumlah pemilih golput cukup banyak,tanpa merincinya.
Karena itu, dengan langkah ini paling tidak dapat memperkecil jumlah pemilih yang tidak menyalurkan aspirasi politiknya pada Pemilu 2014.
Kalau mereka sengaja golput itu merupakan haknya. "Yang penting mereka masuk DPT," katanya.
Jika saatnya dilaksanakan Pemilu dan mereka tidak menyalurkan aspirasi atau memilih golput, itu tidak masalah karena sudah merupakan pilihan mereka.
Saat ini daftar pemilih sementara hasil perubahan Kota Palu sebanyak 240.112 orang yang tersebar di delapan kecamatan. Itu berarti ada penambahan 106 orang dari daftar pemilih sementara (DPS) yang sebelumnya telah diumumkan di setiap kantor desa atau kelurahan.
Jumlah kelurahan di Palu saat ini sebanyak 45. Palu yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah saat ini memiliki penduduk sekitar 310 ribu jiwa.***
sumber;antarasulteng.com





0 komentar:
Posting Komentar