Menurut Hasbi, dukungan organ pegiat ini kepada Longki - Sudarto didasari pada upaya perjuangan Pembentukan Provinsi Sulawesi Timur.
“Forkot sejak awal sudah membangun komitmen bersama Pak Longki. Komitmen ini mulai dibangun saat Longki membuka kegiatan pertemuan para bupati dan pimpinan DPRD di Hotel Istana Luwuk beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Forkot menilai komitmen Longki pada pembentukan Provinsi Sultim sangat jelas.
“Kami tegaskan, Forkot akan tetap bersama Gubernur Longki pada Desember mendatang. Kami berharap, dengan terpilihnya Longki’s, Sultim akan terus berproses sehingga kerinduan rakyat wilayah timur bisa dikabulkan dalam waktu tidak lama lagi,” ungkap Hasbi.
Selain itu, imbuh dia, Longki bisa dipercaya dalam menjembatani keinginan masyarakat Sultim. Kebijakannya dalam pembangunan untuk wilayah timur setiap tahun mendapat porsi lebih besar, utamanya dalam peningkatan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Sejak Sulteng dipimpin Longki, orang timur yang dulunya termarjinalkan, kini telah mendapat sentuhan pembangunan yang lebih besar dari APBD,” tandasnya.
Ditambahkannya, ketokohan Sudarto yang notabene orang timur juga menjadi pertimbangan bagi organisasi ini merapatkan barisan bersama Longki - Sudarto.
“Pak Darto itu familiar dan dekat dengan rakyat dan itu harga mati bagi rakyat Sultim,” aku dia.
Dukungan resmi, Forkot tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Koalisi Pemenangan Longki – Sudarto, Stivan Helmi Sandagang.
Adapun Longki, menyampaikan terima kasihnya pada dukungan ini. Ia berharap dukungan itu tidak Cuma dukungan di atas kertas, tapi benar-benar dukungan rill dari eksponen aktivis pemuda dan mahasiswa di Banggai.
“Saya tentu saja berterima kasih pada dukungan para aktivis muda ini. Insya Allah dapat memberi sumbangsih bagi pemenangan Longki’s,” kata Longki.[Tim]
Editor; Sutrisno





0 komentar:
Posting Komentar