![]() |
| Ilustrasi |
"Kita sekarang ini sedang melakukan perbaikan sebelum menetapkan kembali DPT pemilu presiden," kata Komisioner KPU Divisi Teknis, Zatriawati, yang dilansir dari antarasulteng.com Senin (19/5/2014).
Ia mengatakan semua PPS (Panitia Pemungutan Suara) di seluruh kelurahan dari delapan kecamataan di Palu sedang memperbaiki DPT pemilu legislatif untuk selanjutnya akan ditetapkan menjadi DPT pemilihan presiden.
Pemutahiran data pemilih sangat diperlukan karena kemungkinan masih ada warga yang belum terdaftar di DPT pemilu legislatif atau ada warga sudah meninggal dunia, katanya.
Menurut dia, nama warga yang telah meninggal dunia harus dihapus sehingga namanya tidak lagi muncul di DPT pemilihan presiden.
"Kami berharap semua PPS yang tersebar di 45 kelurahan dapat memutahirkan data sebelum DPT Pilpres ditetapkan KPU," katanya.
Dia mengatakan prosentase partisipasi masyarakat yang memilih pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 di Palu sekitar 75 persen dari jumlah pemilih sebanyak 241.594 orang.
Menurut dia, tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu legislatif 2014 meningkat dibanding 2009 yang hanya sekitar 65 persen dari jumlah pemilih.
Ia mengatakan tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan presiden tidak akan bertambah atau masih sama dengan pemilihan legislatif yakni sejumlah 684.(ant)

.jpg)



0 komentar:
Posting Komentar