Palu, Jurnalsulteng.com- Sebanyak lima dari 1.399 calon jamaah haji (JCH) Sulawesi Tengah dipastikan batal diberangkatkan ke Tanah Suci karena sakit dan meninggal dunia.
Kepala Bidang Penyelanggara Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Sulteng, Nasruddin L Midu mengemukakan di Palu, Selasa (10/9/2013), JCH yang batal diberangkatkan itu berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Banggai Kepulauan.
Dengan demikian sampai hari kedua pemberangkatan CJH Sulteng ke Bandara embarkasi Balikpapan (Kaltim), jumlah CJH yang berangkat sebanyak 1.394 orang.
CJH Sulteng sebanyak itu berasal dari Kabupaten Tolitoli, Buol, Banggai, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Morowali, Sigi dan Kota Palu merupakan paling besar jumlah CJH.
Pemberangkatan CJH Sulteng ke embarkasih Balikpapan dibagi dalam empat kloter dan yang sudah diberangkatkan baru kloter pertama dan kedua.
Ia mengatakan pemberangkatan CJH menuju emmbarkasih Balikpapan dilakukan sejak 9 September 2013.
"Hari ini diberangkatkan kloter kedua berjumlah 360 orang," katanya.
Nasruddin menambahkan Sulteng berada satu embarkasih bersama tiga provinsi lainnya yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur.
CJH Sulteng merupakan kloter pertama yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pantauan di Bandara Mutiara Palu setiap hari selama dua hari ini cukup ramai.
Selain dipadati para CJH yang akan ke Tanah Suci, juga rata-rata mereka diantar pihak keluarganya dan juga kerabat dekat.
Namun para pengantar CJH hanya diperbolehkan untuk mengantar mereka sampai diluar Bandara Mutiara Palu.
Pengamanan di bandara cukup ketat sehubungan dalam beberapa hari ini dilakukan pemberangkatan CJH Sulteng menuju embarkasih Balikpapan.***
sumber:antarasulteng.com
Kepala Bidang Penyelanggara Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Sulteng, Nasruddin L Midu mengemukakan di Palu, Selasa (10/9/2013), JCH yang batal diberangkatkan itu berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Banggai Kepulauan.
Dengan demikian sampai hari kedua pemberangkatan CJH Sulteng ke Bandara embarkasi Balikpapan (Kaltim), jumlah CJH yang berangkat sebanyak 1.394 orang.
CJH Sulteng sebanyak itu berasal dari Kabupaten Tolitoli, Buol, Banggai, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Morowali, Sigi dan Kota Palu merupakan paling besar jumlah CJH.
Pemberangkatan CJH Sulteng ke embarkasih Balikpapan dibagi dalam empat kloter dan yang sudah diberangkatkan baru kloter pertama dan kedua.
Ia mengatakan pemberangkatan CJH menuju emmbarkasih Balikpapan dilakukan sejak 9 September 2013.
"Hari ini diberangkatkan kloter kedua berjumlah 360 orang," katanya.
Nasruddin menambahkan Sulteng berada satu embarkasih bersama tiga provinsi lainnya yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur.
CJH Sulteng merupakan kloter pertama yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pantauan di Bandara Mutiara Palu setiap hari selama dua hari ini cukup ramai.
Selain dipadati para CJH yang akan ke Tanah Suci, juga rata-rata mereka diantar pihak keluarganya dan juga kerabat dekat.
Namun para pengantar CJH hanya diperbolehkan untuk mengantar mereka sampai diluar Bandara Mutiara Palu.
Pengamanan di bandara cukup ketat sehubungan dalam beberapa hari ini dilakukan pemberangkatan CJH Sulteng menuju embarkasih Balikpapan.***
sumber:antarasulteng.com





0 komentar:
Posting Komentar