![]() |
| Pendukung Mohammad Morsi/foto:reuters |
Sosok Hazem el-Beblawi terpilih sebagai Perdana Menteri Mesir sementara. Beblawy dikenal sebagai sosok ekonom liberal yang sempat menjabat sebagai menteri keuangan pada 2011. Demikian diberitakan Reuters, Rabu (10/7/2013).
Sementara mantan diplomat Mesir di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mohammed ElBaradei, juga mendapatkan posisi dalam pemerintahan sementara Mesir. Pimpinan partai liberal Mesir ini ditunjuk sebagai wakil presiden untuk urusan luar negeri.
Penunjukkan Beblawi dianggap sebagai penerimaan pemerintahan sementara terhadap partai Islamis, Partai Nour. Beblawi yang dikenal sebagai tokoh dari partai yang sempat menjadi sekutu dari mantan Presiden Mohammad Morsi dan Ikhwanul Muslimin ini.
Terpilihnya Beblawi menunjukkan penerimaan pemerintah terhadap kelompok Islamis dalam pemerintahan mereka. Pemerintahan transisi juga akan menunjuk seorang menteri dari kelompok Ikhwanul Muslimin, untuk membantu perkembangan Mesir.
Tetapi Ikhwanul Muslimin menolak penunjukkan Hazem el-Beblawi sebagai Perdana Menteri Mesir. Juru Bicara Ikhwanul Muslimin Gehad el-Haddad menilai sosok Beblawi masih lekat dengan elit tradisional Mesir, yang anti terhadap kelompok Islamis.
El-Haddad juga menegaskan kembali penolakan kelompoknya atas rencana pemilu dalam enam bulan mendatang. Menurutnya, kekuasaan mantan Presiden Mohammad Morsi dilengserkan oleh kudeta dan pemerintahan interim saat ini adalah pemerintah yang tidak terlegitimasi.
Bagi Ikhwanul Muslimin, pemilu mendatang akan membawa Mesir kembali ke awal. Mereka bersikeras Morsi, -yang saat ini masih ditahan- adalah presiden yang terpilih secara demokratis.(okz)





0 komentar:
Posting Komentar