>
Headlines News :

Berita Pilihan

Berita Terkini

Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan

Tekan Angka Kecelakaan, Honda Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Written By Unknown on Kamis, 24 November 2016 | 19.45.00

Team Safety Riding Honda Bersama Satlantas Polres Palu serta pelajar perwakilan sekolah melakukan sosialisasi dan operasi simpatik, Kamis (24/11/2016). (Foto: Istimewa)


Palu, Jurnalsulteng.com – Untuk mendukung program menekan angka kecelakaan lalulintas, CV Anugerah Perdana (Anper), menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi Keselamatan Berkendara, Kamis (24/11/2016).

Kegiatan Anper selaku Main Dealer Motor Honda sekaligus distributor resmi spare parts area Sulawesi Tengah ini dilaksanakan team Safety Riding Honda Palu Bersama Satlantas Polres Palu serta pelajar perwakilan sekolah.

“Sosialisasi Keselamatan Berkendara Honda ini merupakan salah satu program Anper yang dilakukan secara berkelanjutan bersama team Safety Riding dalam mendukung kampanye ‘Indonesia, Ayo Aman Berlalu Lintas’ yang sudah dicanangkan. Program ini merupakan wujud komitmen Anper bersama team Safety Riding untuk terus mengajak masyarakat membudayakan keselamatan berkendara dengan peran serta aktif masyarakat Kota Palu," kata Kepala Team Safety Riding, Yusman Pradiptha.

Kata Yusman, sebagai pelaku industri otomotif, Anper bersama team Safety Riding ikut bertanggung jawab akan pentingnya aman berkendara.

"Anper bersama team Safety Riding terus melakukan kampanye budaya aman berkendara tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga perlu peran serta aktif masyarakat," terangnya.

Yusman menambahkan,  Anper bersama team Safety Riding sangat senang dan menyambut baik saat bersama Satlantas Polres Palu melaksanakan kegiatan ini yang di rangkaikan dengan pembagian helm gratis untuk anak, dalam rangka menekan angka kecelakaan.

Seperti sebelumnya banyak kegiatan pembinaan safety riding yang telah kami lakukan di kota Palu, seperti sosialisasi cara aman berkendara baik tingkat TK, SD, SMP, SMU, Komunitas / Organisasi, Perusahaan Swasta dan negeri, hingga mengundang para warga untuk turun langsung tentang bagaimana cara berkendara yang baik dan aman. Sebab Honda percaya edukasi keselamatan berkendara memang sebaiknya dimulai dari sejak dini.

Kegiatan kali ini di pusatkan di Tugu Honda Jl. St Hasanudin Palu. Selain membagikan selembaran kampanye Safety Riding juga di bagikan Helm bagi pengendara.

“Pada prinsipnya, di mana pun Anper bersama team Safety Riding berada, harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Sudah sejak lama ANPER bersama team Safety Riding aktif membudayakan kesalamatan berkendara melalui berbagai kegiatan. Semoga program- program kami ini. dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berkendara sesuai aturan yang benar,” tutup Hermanto, Public Relations Anper. [***]

Rep/Red; Sutrisno

23 Ribu Bikers Honda Ramaikan HBD 2016

Written By Unknown on Senin, 21 November 2016 | 09.12.00

Berkendara dengan All New Honda Supra GTR 150 menuju pantai Boom, Banyuwangi, tempat pelaksanaan HBD 2016. (Foto: Istimewa)

Banyuwangi, Jurnalsulteng.com - 23.296 bikers sepeda motor Honda berpartisipasi meramaikan gelaran Honda Bikers Day (HBD) 2016 yang digelar di beberapa kota dan berakhir di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur.

Gelaran HBD 2016 yang telah memasuki tahun ke-8 diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hadir semakin dekat dengan bikers Honda hingga ke pelosok negeri, AHM bersama jaringan main dealer Honda, yaitu PT Indako Trading Company-Sumatera Utara, PT Trio Motor- Kalimantan Selatan dan Tengah, Astra Motor Makassar –Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Maluku Selatan menggelar HBD Regional 2016 yang berlangsung di kota Medan (22 Oktober 2016), Palangkaraya (29 Oktober 2016), dan Makassar (5 November 2016).

Tercatat sebanyak 6.233 bikers Honda dari berbagi pulau berpartisipasi pada gelaran HBD regional 2016 ini.

Puncaknya, AHM bekerja sama dengan main dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) menggelar HBD nasional 2016 di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur.

Gelaran silahturahmi akbar pecinta sepeda motor Honda yang mengusung tema “Sewindu Honda Bikers Day” ini diikuti sebanyak 17.065 bikers Honda dari berbagi penjuru negeri.

Tercatat sebanyak 1.200 komunitas dan perwakilan klub sepeda motor Honda di Tanah Air turut hadir pada gelaran HBD 2016 yang secara total diikuti oleh 23.296 bikers Honda.

HBD pertama kali digelar di Pangandaran, Jawa Barat (2009), Kiara Payung – Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (2010), Bromo – Pasuruan, Jawa Timur (2011), Komplek Candi Prambanan, Yogyakarta
(2012), Tanjung Tum – Banten (2013), Pantai Pandawa – Bali (2014), dan Pantai Teleng, Pacitan-Jawa Timur (2015).

Tahun ini, HBD diselenggarakan di 3 pulau dan dilanjutkan dengan acara puncak
di pantai Boom, Banyuwangi – Jawa Timur (19/11/2016).

GM Marketing Planning & Analysis Division PT AHM Agustinus Indraputra dalam rilisnya yang diterima Jurnalsulteng.com, Senin (21/11/2016), mengatakan memasuki tahun ke-8 penyelenggarannya, peserta HBD terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya komunitas sepeda motor Honda yang terbentuk sebagai bentuk kecintaannya terhadap sepeda motor Honda.

Pada gelaran perdananya di tahun 2009, kegiatan ini langsung diikuti sekitar 5.000 peserta dan terus meningkat setiap tahunnya hingga mencapai lebih dari 23.000 peserta pada tahun ini.

“Besarnya antusiasme peserta pada gelaran HBD setiap tahun memotivasi kami untuk kembali menggelar HBD Nasional yang semakin menarik sekaligus menguatkan brotherhood sesama bikers. Ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan dan kecintaan masyarakat, khususnya para bikers terhadap sepeda motor Honda. Kami harap para bikers dan komunitas pecinta sepeda motor Honda menjadi semakin erat dan kompak,” ujar Indraputra.

Untuk dapat berpartisipasi meramaikan gelaran akbar para bikers dari berbagai komunitas dan perwakilan pecinta sepeda motor Honda di seluruh Tanah Air terlebih dahulu melakukan pendaftaran online yang secara resmi telah dibuka pada 19 Oktober 2016 dengan mengakses http://hondacommunity.net/hbd2016.

Bagi para bikers yang ingin berkendara menuju HBD 2016, AHM bersama main dealer Honda menyediakan posko untuk beristirahat setelah melakukan perjalanan panjang yang berlokasi di Probolinggo dan Jember, Jawa Timur.

Pada perhelatan akbar ini, peserta disuguhkan beragam aktivitas menarik di antaranya music and art traditional performance, sand race, time trial, dan penampilan spesial dari group band ternama yang menjadi brand ambassador Honda, yaitu Nidji.

"Selain itu, peserta juga berkesempatan mengikuti doorprize dengan hadiah satu unit Honda CB150R StreetFire," tutup Agustinus Indraputra.(***)

Rep/Red; Sutrisno

Mudik dengan Sepeda Motor, Komponen Ini Wajib Diperiksa

Written By Unknown on Jumat, 01 Juli 2016 | 18.58.00

Ilustrasi

Jurnalsulteng.com - Pemerintah memang telah berulangkali mengingatkan agar tidak mempergunakan kendaraan roda dua saat mudik. Namun setiap tahunnya masih cukup banyak ditemukan pemudik dengan sepeda motor.

Bila memang tidak memiliki alternatif moda transportasi lain, sebaiknya lakukan pengecekan menyeluruh pada sepeda motor untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan selama perjalanan mudik. Service Analyst Astra Motor Rangga Noviar memberi panduan terkait apa saja yang perlu diperiksa.

1. Tekanan Angin Ban dan Alurnya
Tekanan angin ban yang tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan dapat membuat pengendaraan tidak nyaman, bahkan bisa membuat motor kehilangan kendali. Pastikan tekanan angin ban baik untuk berkendara sendiri maupun berboncengan, yaitu kisaran 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang. Selain tekanan angin, Anda juga wajib melakukan pengecekan pada alur ban. Untuk pengecekan ini, Anda bisa melihat
berdasarkan indikator keausan ban dari tanda segitiga di sisi luar ban.

2. Ganti Busi
Untuk berkendara khususnya jarak tempuh yang cukup jauh, busi merupakan komponen vital yang harus diperiksa. Pastikan usia pakai busi belum mencapai maksimal 8.000 km dan bunga api yang dihasilkan masih bagus. Untuk pemeriksaan ini, sangat disarankan untuk membawa motor ke bengkel resmi untuk diperiksa.
Cap atau tutup busi pun jangan sampai ketinggalan. Jika tutup busi retak atau karetnya sudah keras, bisa menyebabkan aliran listrik dari ignition coil ke busi tidak sempurna, terutama saat terkena air.

3. Sistem Penggerak (Rantai Roda atau Drive Belt)
Rantai roda dan drive belt wajib diperiksa terutama dari keausan dan usia pakainya. Pastikan rantai roda mencengkram kuat ke sprocket/gear dengan baik. Rantai roda yang sudah aus tidak akan mencengkram dengan baik, hal ini bisa menyebabkan rantai terlepas dari gear bahkan berpotensi putus. Begitu juga dengan drive belt pada motor matik, ‪komponen ini memiliki batas usia pakai yaitu maksimal 24.000 km. Jangan paksakan melebihi dari kilometer tersebut agar performa motor masih bisa optimal.

4. Fungsi Rem
Piranti rem mulai dari handle, pedal, hingga rem itu sendiri jangan sampai luput dari pemeriksaan. Pastikan semua komponen mekanis dan hidrolis berfungsi dengan baik. Jika perlu ganti minyak rem dan kampas rem sebelum dipakai untuk mudik.

5. Kapasitas Oli Mesin
Jika menghadapi kondisi macet, beberapa motor masih mengandalkan pendinginan udara untuk mendinginkan mesin. Dalam kondisi ini, kerja oli akan semakin berat untuk melumasi komponen yang bergerak. Untuk itu periksa kapasitas oli agar sesuai dengan standar ukuran motor dan jika perlu lakukan penggantian oli sesuai rekomendasi pabrikan.

6. Cek Nyala Lampu

Lampu menjadi penanda bagi sepeda motor saat berjalan, belok dan melakukan pengereman. Pastikan nyala lampu berfungsi sebagai mana mestinya dan ukuran sesuai standar. Jangan menggunakan mika lampu transparan untuk lampu belakang karena akan membahayakan pengemudi di belakangnya. Jangan pula menggunakan lampu dengan daya sinar yang terlampau terang karena akan menyilaukan pengendara lain yang berlawanan arah.(***)

Source; Beritasatu

CBR250RR Siap Meluncur dengan Fitur Berlimpah

Written By Unknown on Senin, 06 Juni 2016 | 12.46.00


Jurnalsulteng.com – Honda dikabarkan tak lama lagi akan meluncurkan produk motor sport fairing anyar. Motor tersebut, yakni CBR250RR yang hadir dengan banyak perubahan ketimbang model sebelumnya, CBR250R.

Motor ini akan datang dengan pembekalan mesin berkapasitas 250cc, dua silinder, empat stroke, mesin berpendingin, dan dikawinkan dengan transmisi enam-percepatan. Mesin tersebut diharapkan bakal menyemburkan tenaga 35 Ps dan torsi 28 newton meter.

Dilansir Indianautosblog, Senin 6 Juni 2016, dari sejumlah keterangan, CBR250RR akan diluncurkan akhir tahun ini. Sementara itu, bocoran harga jualnya, yakni sekira Rp60 jutaan. Meski demikian, belum ada keterangan resmi seputar kelahiran pasti motor tersebut untuk memulai debut perdananya.

Dari sejumlah bocoran wujud yang sudah marak bertebaran di jagad maya, Honda CBR250RR akan datang dengan penjejalan fairing yang terlihat hadir dengan desain agresif. Termasuk, kehadiran lampu depan proyektor kembar dengan LED DLR, tangki bahan bakar yang besar dan dengan bentuk yang 'tajam', jok terpisah antara pembesut dengan boncenger, instrumen konsol digital, lampu belakang LED, rem cakram, suspensi depan up side down, ban lebar, monoshock untuk belakang, serta Antilock-Braking-System (ABS).

Sebelumnya, menurut bisikan informasi yang didapat seorang sumber terpercaya dari Astra Honda Motor (AHM), motor tersebut akan meluncur tak lama lagi di Indonesia. "Meluncurnya akhir Agustus (edisi produksi massal CBR250RR)," ujar sumber tersebut.

Sementara itu, soal kepastian di manakah produksi akan dilakukan, sumber tersebut menyatakan, CBR250RR akan diproduksi di Tanah Air. "Iya, produksinya di Indonesia," tambah sumber itu lagi.

Sebelumnya, ada rumor menyebutkan jika produksi massal dari CBR250RR akan dilakukan di Thailand. Di Indonesia, rencananya CBR250RR akan ditawarkan dengan empat pilihan warna, yakni; merah, putih, hitam dan oranye (Repsol).

Jika meluncur nanti, dipastikan sejumlah kompetitor patut was-was, apalagi CBR250RR disebutkan akan hadir dengan fitur berlimpah. Motor ini, sedianya akan menjadi lawan tangguh bagi Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250. (***)

Source; VIVA.co.id

Nissan Recall 108.503 unit Model X-Trail

Written By Unknown on Selasa, 10 Mei 2016 | 13.24.00

Kali ini Nissan harus melakukan recall sebanyak 108.503 unit Rogue karena risiko korosi pada bagasi belakang. (Foto: Istimewa)

Jurnalsulteng.com- Setelah beberapa minggu lalu Mitsubishi tersandung masalah emisi dan harus menarik beberapa produknya. Kali ini Nissan harus melakukan recall  sebanyak 108.503 unit Rogue (di Indonesia dikenal dengan X-Trail) yang diproduki antara 31 Juli 2013 dan 16 Januari 2016 karena risiko korosi pada bagasi belakang.

Dilansir dari Motor1, Selasa (10/5/2016), berdasarkan dokumen yang diajukan ke National Traffic Safety Administration, "spek anti-korosi untuk tabung luar di bagian penahan bagasi telah diubah oleh pemasok (Showa Auto Parts Company Ltd)". Dimana hal ini memiliki potensi pengurangan lapisan anti korosi.

Meski masih bisa terbilang masalah kecil, namun pihak Nissan menganggap korosi yang disebabkan oleh garam dan air dapat berpotensi menyebabkan dudukan penahan bagasi dan tabung shock bagasi hancur lalu terlepas. Dampaknya dari hal ini tentu saja keselamatan pengemudi saat berkendara.

Masalah ini diketahui ketika beberapa penahan bagasi belakang pada model lama di luar negeri mengalami malfungsi. Menindak lanjuti hal tersebut, pabrikan mobil asal Jepang ini akhirnya melakukan investigasi.

Untuk saat ini, pihak Nissan memang belum menemukan bukti korosi pada Rogue untuk pasar Amerika Serikat. Namun pihak perusahaan mengambil langkah lebih awal dengan segera melakukan recall pada produknya.

Pemilik model Rogue di Amerika Serikat akan mendapatkan pemberitahuan dalam waktu 60 hari dan akan segera ditindaklanjuti dengan pemberitahuan ketika suku cadang tersedia. Pemilik kemudian dapat menjadwalkan janji servis di dealer lokal mereka dan komponen yang bermasalah akan diganti secara gratis.(***)

Source; Sindonews

Cacat, Honda Jazz dan HR-V Berpotensi Terbakar

Written By Unknown on Rabu, 06 April 2016 | 22.42.00

(Ilustrasi)

Jurnalsulteng.com– Berbeda dengan zaman dahulu, produk otomotif buatan Jepang saat ini kualitasnya sudah cukup baik dan hampir bebas masalah. Itu sebabnya, jika ada produk yang harus ditarik kembali, hal itu akan tersebar dengan cepat melalui dunia maya. Seperti kasus yang baru-baru ini dialami Honda Jepang.

Dilansir dari Autoevolution, Rabu (6/4/2016), pabrikan mobil Honda Jepang terpaksa menarik kembali lebih dari 164 ribu unit Fit (Jazz) dan Vezel (HR-V) yang sudah dijual ke konsumen.

Alasannya, ditemukan cacat produksi pada fitur start-stop, yang bisa menyebabkan timbulnya api. Diduga, arus listrik yang melewati sistem tersebut jumlahnya berlebih, sehingga dapat menimbulkan panas, yang berujung pada terbakarnya kendaraan.

Sejauh ini, sudah ada enam unit mobil yang mengalami kebakaran akibat cacat tersebut. Pihak Honda tidak mau mengambil risiko lebih besar, sehingga mereka memutuskan untuk melakukan recall.

Unit yang harus ditarik kembali adalah Fit produksi 2013-2015 dan HR-V buatan 2013-2016.

Selain itu, ada 118 ribu unit Fit yang juga harus ditarik kembali karena sistem kemudi electric power steering (EPS). Ditemukan dua kasus tabrakan yang melibatkan Fit, dimana sistem EPS tiba-tiba tidak berfungsi.

Akibatnya, arah mobil menjadi sulit untuk dikendalikan. Lampu peringatan yang menunjukkan EPS tidak berfungsi juga tidak menyala di dasbor, sehingga pengemudi tidak tahu bahwa ada komponen yang rusak.

Source; VIVA.co.id

5 Mobil Terburuk Tahun 2015 Pilihan Konsumen

Written By Unknown on Rabu, 30 Desember 2015 | 00.11.00

Jurnalsulteng.com- Ada banyak kendaraan baru yang rilis dan meluncur di tahun 2015. Ada yang sukses besar, ada yang penjualannya stagnan, bahkan ada pula yang mengalami penurunan. Kita akan membahas mobil-mobil yang terburuk dan membuat banyak orang kecewa saat ini.

Lantas, apa mobil terburuk di tahun 2015?

Menurut lansiran Auto Guide (17/12/2015), Consumer Reports menampilkan 5 mobil terburuk di tahun 2015 yang sukses membuat banyak orang kecewa. Mobil apa sajakah itu? Langsung saja kita lihat di bawah ini.

1. Toyota Yaris

Meskipun menerima facelift untuk model tahun 2015, Toyota Yaris membuktikan bahwa tidak setiap kendaraan di lineup mobil itu mampu sukses. Dengan skor 47, Yaris dianggap lambat, berisik, dan memiliki posisi duduk yang tidak begitu nyaman.

Didukung oleh mesin berkapasitas 1.5liter, empat silinder, membuat akselerasi Yaris lemah banyak yang merasa kecewa. Tidak selaras dengan tampilan yang cenderung sporty.


2. Scion tC

Berbicara tentang Scion, banyak orang beranggapan bahwa coupe ini sangat menarik. Nyatanya, Consumer Reports menilai bahwa mobil ini sama sekali jauh dari kata sporty dan bahkan datang dengan peralatan yang masih standar, suspensi kaku, dan steering berat.

Ada pula yang menjadi poin penting, yakni di jalan lurus mobil ini seperti berjalan di medan gunung alias tak nyaman. Belum lagi dengung mesin yang cukup menggangu. Scion tC mendapat skor 44.

3. Mitsubishi i-MiEV

Mungkin ada alasan bagus mengapa Mitsubishi ingin fokus pada crossover dan SUV. Nyatanya, mobil i-MiEV hanya mendapatkan poin 35.

Mitsubishi i-MiEV merupakan kendaraan listrik yang mengecewakan dengan hanya mampu menempuh 59mil untuk sekali pengisian. Nah, pengisian tersebut ternyata membutuhkan waktu 6 jam!

Consumer Reports mengungkapkan bahwa mobil ini juga sangat lambat. Belum lagi interior yang datang dengan bahan-bahan murah. Yang lebih parah lagi, mobil ini dikatakan tidak lebih baik dari mobil mini untuk padang golf.

4. Mitsubishi Mirage

Mitsubishi kembali hadir di daftar ini. Kali ini giliran Mirage yang sebenarnya telah meluncur pembaruannya di LA Auto Show 2015 lalu. Namun ternyata itu tidak mengubah apapun secara keseluruhan.

Mobil ini hanya memiliki poin 29. Itu sangat kecil. hal tersebut disebabkan oleh mesin tiga silinder yang sangat rawan dengan getaran. Secara keseluruhan, Mitsubishi Mirage juga dinilai terlalu lambat dan juga berisik.

5.Jeep Wrangler Unlimited

Ini adalah mobil dengan poin terkecil. Hanya 20 poin saja. Ya, Jeep Wrangler Unlimited. Mengapa bisa demikian?

Satu masalah besarnya adalah konsumsi bahan bakar yang super boros, yakni 17mpg. Meskipun diakui sangat tangguh untuk medan off-road, namun jika digunakan sebagai kendaraan sehari-hari sebaiknya jangan.[***]

Sumber; Merdeka


Kelemahan Motor Skuter Matik yang Wajib Anda Ketahui

Written By Unknown on Selasa, 29 Desember 2015 | 07.49.00


Jurnalsulteng.com-  Dewasa ini, skuter matik merupakan sepeda motor yang kerap digandrungi masyarakat di Tanah Air. Alasannya, tentu karena penggunaannya yang mudah, tinggal puntir gas dan rem.

Namun demikian bukan berarti motor jenis matik sempurna, karena juga memiliki sejumlah kelemahan. Hal ini karena bentuknya dan cara kerja sebuah skutik. Meski sudah diuji kelayakan sebelum dipasarkan, namun tetap saja semua komponen pasti punya masa pemakaian.

Makin sering motor dipakai, makin pendek umurnya. Apalagi jika malas atau lupa melakukan perawatan, dijamin skutik bakalan langsung ngambek. Setidaknya, ada empat komponen pada skutik yang rawan alias rentan mengalami masalah musiman. Apa saja? Berikut seperti dilansir WeloveHonda, Senin (28/12/2015).

Pertama, adalah drive belt. Onderdil ini salah satu ”kelemahan” skutik. Karena tugasnya menghubungkan mesin dengan penggerak roda, sabuk khusus ini harus selalu dicek dengan jarak kilometer tertentu. Jika putus, tentu sangat merepotkan pemiliknya.

Kedua, ban. Karena diameter lebih kecil dibandingkan motor bebek atau sport, ban akan berputar lebih banyak dan aus alias kebotakan akan lebih cepat.

Ketiga, rem. Banyak biker skutik biasanya lebih sering menggunakan rem. Tak sedikit pula biker yang sering tarik ruas rem meski skutik tengah berjalan. Kebiasaan-kebiasaan inilah yang membuat kampas rem jadi cepat habis.

Keempat, kopling. Prinsip kerja skutik pada dasarnya mirip dengan jenis motor lain. Tapi karakteristik kopling di skutik berbeda dengan banyaknya bagian yang berputar. Mulai mangkuk kopling, roller, per, dan sebagainya. Jika Anda tak rajin melakukan perawatan secara berkala, tentu saja masalah besar termasuk dana yang besar akan menanti Anda.[***]

Sumber; Viva

Ekspor Mobil Toyota Meningkat 30 Persen

Written By Unknown on Senin, 10 November 2014 | 22.17.00

Ilustrasi [Antara]
Jakarta, Jurnalsulteng.com- Ekspor kendaraan utuh atau complete built up bermerk Toyota meningkat 30 persen menjadi 115 ribu unit dibandingkan total ekspor kendaraan roda empat bermerek Toyota di periode yang sama 2013 yang berjumlah 89 ribu unit.

“Toyota Indonesia tercatat sebagai penyumbang ekspor otomotif terbesar di Indonesia,” kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono melalui siaran pers di Jakarta, Senin (10/11/2014).

Berdasarkan data Gaikindo, total ekspor CBU hingga kuartal ketiga tahun 2014 berada dikisaran angka 148.000 unit, sekitar 115.000 unit atau mendekati 80 persen diantaranya berasal dari ekspor mobil bermerek Toyota.

Warih mengatakan, porsi terbesar ekspor Toyota disumbangkan oleh Fortuner sebanyak lebih dari 40.000 unit, disusul dengan pencapaian ekspor Avanza yang mendekati 29.000 unit.

Sementara itu, andalan baru ekspor yaitu Vios mencatatkan angka sekitar 15.000 unit, Kijang Innova menyumbangkan volume lebih dari 11.000 unit dan model lainnya yang juga diekspor yaitu Yaris, Agya, Rush dan Town Ace membukukan angka mendekati 20.000 unit untuk keempat model tersebut.

Disamping itu, pada periode Januari-September 2014 TMMIN juga tercatat mengekspor kendaraan dalam bentuk kendaraan terurai/CKD (Completely Knock Down) sekitar 31.000 unit.

Ekspor komponen tercatat mencapai 47 juta unit sedangkan ekspor mesin dalam bentuk Engine Assembly tercatat 39.000 unit dan Engine Component mendekati 73.000 unit.

“Dari sisi nilai, ekspor Toyota telah mencapai lebih dari 12 milyar dollar AS sejak pengapalan perdana. Hingga bulan September 2014 ini, Toyota mencatatkan nilai ekspor sebesar lebih dari 1,4 milyar dollar AS,” kata Warih.

Warih menambahkan, saat ini lebih dari 70 negara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi daerah tujuan ekspor Toyota.[Ant]

Ada Kesalahan, 1,9 Juta Toyota Prius akan Ditarik

Written By Unknown on Rabu, 12 Februari 2014 | 23.49.00


Tokyo, Jurnalsulteng.com- Raksasa mobil Jepang Toyota pada Rabu (12/2/2014) akan menarik 1,9 juta mobil hybrid Prius-nya di seluruh dunia karena kesalahan yang dapat menyebabkan kendaraan melambat tiba-tiba.
Perusahaan mengatakan ada masalah dengan perangkat lunak yang digunakan untuk mengontrol converter listrik.

"Dalam kasus-kasus tertentu, sistem hybrid mungkin tertutup dan kendaraan akan berhenti, mungkin ketika sedang dikendari," katanya dalam sebuah pernyataan.

Produsen mobil terbesar di dunia itu menambahkan bahwa skenario yang paling mungkin adalah cacat tersebut bisa memicu menonaktifkan lampu peringatan kendaraan dan "mungkin" menyebabkan itu memasuki "failsafe mode", di mana mobil masih bisa dikendari tetapi dengan kekuatan (daya) berkurang.

"Mobil itu mungkin berhenti saat dikemudikan, tetapi tidak tiba-tiba," kata seorang juru bicara perusahaan yang berbasis di Tokyo. "Mobil akan melambat, akhirnya berhenti."

Toyota mengetahui lebih dari 400 kasus masalah, termasuk 300 di Jepang dan 90 di Amerika Utara, katanya, menambahkan bahwa tidak ada kecelakaan telah dilaporkan karena cacat tersebut.

Toyota dan produsen mobil Jepang lainnya telah dilanda serangkaian penarikan massal dalam beberapa tahun terakhir yang merusak reputasi yang mereka lama pegang untuk kualitas dan keselamatan.***

sumber:antarasulteng.com

Yakin Geser Xenia, Suzuki Ertiga Siapkan Varian Baru

Written By Unknown on Senin, 13 Januari 2014 | 09.44.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Suzuki akan meluncurkan dua varian baru Ertiga pada tahun ini. Rencananya dua varian itu akan dirilis Februari, dan satu lagi varian pengembangan segera menyusul.

"Semua (varian) sudah ada dan tinggal meluncurkan," kata  Product Development Section Head PT Suzuki Indomobil Sales, Doni Ismi Saputro di sela acara pesta keluarga Ertiga di Surakarta, Sabtu (11/1/2014).

Doni menyatakan optimistis dua varian itu akan membantu Suzuki Ertiga mendongkel Daihatsu Xenia dari posisi nomor dua yang ditempatinya selama ini di bawah Toyota Avanza di kelas Low MPV. Suzuki Ertiga sendiri saat ini memiliki pangsa pasar 16 persen dengan produksi 65 ribu unit sepanjang 2013 yang menempatkannya di urutan ketiga.

Faktor lain yang dianggap bisa membantu Ertiga menggeser Xenia adalah bahwa tahun 2014 ini adalah tahun pemilu. Semua industri akan menahan produksinya untuk melihat siapa pemenang pemilu.

"Meski penjualan stagnan, tapi penjualan Ertiga akan tetap stabil sehingga membuat pangsa pasar kami meningkat," katanya.

Geser Xenia

Dengan catatan penjualan sebanyak 89 ribu unit hingga Oktober 2013, Suzuki Ertiga kini berada di urutan ketiga kelas Low MPV. Ertiga dengan pangsa pasar yang mencapai 16 persen membayangi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang ada di urutan satu dan dua.

"Kalau sampai akhir 2013, mungkin sudah tembus 100 ribu unit," kata Product Development Section Head PT Suzuki Indomobil Sales, Doni Ismi Saputro di sela acara pesta keluarga Ertiga di Surakarta, Sabtu 11 Januari 2014.

Suzuki, kata Doni, menatap 2014 dengan optimisme tinggi. Dia menargetkan Ertiga bisa menggeser Xenia dan berada di posisi kedua untuk kelas low MPV. "Kami menargetkan pangsa pasar kami naik menjadi 25 persen. Kami berharap bisa menjual 75-80 ribu unit Ertiga di 2014," ujarnya sambil menambahkan, angka tersebut memberi kontribusi sebesar 40 persen dari total penjualan seluruh produk Suzuki.

Dia meyakini target posisi kedua dapat dicapai. Sebab penjualan mobil di 2014 diperkirakan stagnan karena faktor pesta demokrasi, yaitu pemilu legislatif dan pemilu presiden. Meski penjualan stagnan, dia menyebut penjualan Ertiga akan tetap stabil. "Sehingga membuat pangsa pasar kami meningkat," katanya.

Bahkan dia mengklaim sebenarnya Ertiga bisa saja merajai segmen low MPV. Hanya saja terkendala kapasitas produksi yang terbatas. Menurutnya produksi Ertiga hanya 18 ribu unit per bulan dan 2 ribu unit di antaranya untuk pasar ekspor.

Sales Area Representative Suzuki Indomobil, Stefanus Asiantara, menambahkan, Suzuki tidak agresif menggenjot penjualan karena bertepatan dengan tahun pemilu. Biasanya penjualan mobil melambat saat pesta demokrasi. "Karena kondisi politik belum menentu. Semuanya menunggu siapa presidennya," katanya.***


sumber;tempo.co

2014, Penjualan Mobil Stagnan

Written By Unknown on Kamis, 19 Desember 2013 | 08.42.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com - Direktur Penjualan PT Toyota Astra Motor (TAM), Rahmat Samulo, menilai pemerintah terlalu optimistis memasang target penjualan mobil tahun depan sebesar 1,3-1,4 juta unit. Pesimisme ini dipicu oleh kondisi ekonomi Indonesia yang masih melambat tahun depan. 

"Agak berat jika target tahun depan sebesar itu. Kondisi ekonomi tidak memungkinkan. Menurut saya, akan stagnan. Kenaikan tidak akan sebesar itu," kata Rahmat pada Tempo di Karawang, Rabu,(18/12/2013).


Rahmat memprediksi penjualan mobil tahun depan akan terhambat oleh kenaikan suku bunga kredit dan pelemahan nilai tukar rupiah. Pelemahan nilai tukar akan terus memberikan tekanan pada harga.

Toyota menargetkan penguasaan pasar 36 persen pada tahun depan. Menurut dia, target ini merupakan target yang paling realistis dengan kondisi ekonomi yang berpotensi melambat.

Untuk menyiasati tekanan harga, kini Toyota tengah mempertimbangkan untuk kembali menaikkan harga. Oktober lalu, Toyota sudah menaikkan harga jual sebesar Rp 1-2 juta per unit. "Kami masih mendiskusikan mengenai penyesuaian harga tahun depan," tuturnya.

Tahun depan, Toyota masih akan mengandalkan Avanza sebagai tulang punggung penjualan. Mobil murah ramah lingkungan, Agya, juga tetap berkontribusi walaupun minim. "Agya itu kan hanya sekian persen dari total penjualan Toyota," katanya.

Direktur Jenderal Industri Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, memprediksi penjualan mobil tahun depan mencapai 1,3-1,4 juta unit. Menurut dia, kenaikan suku bunga kredit, pelemahan rupiah, dan krisis global yang masih terus mempengaruhi ekonomi Indonesia tidak akan menahan peningkatan penjualan.***

sumber:tempo.co

22 Ribu Mobil Chevrolet akan Ditarik Dari Peredaran

Written By Unknown on Rabu, 16 Oktober 2013 | 10.27.00

Jurnalsulteng.com - Raksasa otomotif Amerika Serikat, General Motors, mengumumkan akan menarik 22 ribu mobil Chevrolet Silverado dan GMC Sierra karena masalah pada kursinya. Kursi belakang mobil itu bisa terlempar lebih jauh dari yang disyaratkan oleh otoritas kemananan jika mobil tersebut ditabrak dari belakang.

Penarikan ini meliputi 18.972 unit di Amerika Serikat, 2.575 unit di Kanada, 103 unit di Meksiko, dan 71 unit ekspor. Juru bicara General Motors, Alan Adler, menyatakan belum menemukan korban dari kasus kursi ini. Selanjutnya, diler akan memeriksa dan melakukan penyesuaian pada kursi belakang. "Beban pemeriksaan ini akan tercakup dalam garansi kendaraan baru," kata dia, pekan lalu.

Hal ini bukan masalah keamanan pertama yang dialami Silverado dan Sierra sejak diluncurkan. Juli lalu, GM mengumumkan menarik 843 unit karena airbag tak bisa mengembang penuh, sehingga bisa membuat penumpang celaka.***



sumber:tempo.co

Mobil Murah Berisiko Jadi Kredit Macet?

Written By Unknown on Sabtu, 28 September 2013 | 12.43.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com - Selain dikhawatirkan menjadi biang baru kemacetan di kota-kota, cicilan mobil murah juga ditakutkan macet, alias yang menyicil tidak sanggup bayar. Benarkah?

Ketika ditanya, apakah tidak akan menimbulkan kredit macet, President Director PT BII Finance Center, Alexander mengatakan kalau program itu tidak akan membuat kredit macet.

"Tidak akan terjadi kredit macet, karena kami sudah memiliki calon nasabah kami yang seperti apa. Dalam artian yang memang mampu," katanya.

Alexander menjelaskan, agar tidak terjadi kredit macet maka pihaknya menerapkan kepada calon nasabahnya untuk melakukan DP (down payment) minimal sebesar 30 persen dari harga mobil yang akan dicicil.

"Maka dari itu kita terapkan DP minimal 30 persen dan kita juga melakukan seleksi terhadap masing-masing nasabah yang akan melakukan kredit," lugasnya.

Sementara itu, untuk cicilannya itu sendiri jika nasabah kredit mobil murah yang dibanderol dengan harga Rp 100 jutaan maka cicilan per bulannya hanya Rp 1 jutaan saja.

"Cicilan kurang lebihnya Rp 1 jutaan, tidak sampai Rp 2 juta lah. Kalau punya gaji Rp 6 sampai Rp 7 juta sudah bisa kredit mobil kok," tuntasnya.

BII Finance memiliki program kredit kendaraan penumpang yang cukup menarik. Dimana konsumen bisa melakukan kredit mobil selama 7 tahun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Padahal biasanya cicilan mobil paling lama 5 tahunan.***


sumber:detikoto.com

Mau Kredit LCGC? Siapkan DP 30 Persen

Written By Unknown on Kamis, 26 September 2013 | 09.38.00

Mobil murah milik Toyota yaitu Agya yang diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, Jakarta, (24/9).Foto:tempo.co
Jakarta, Jurnalsulteng.com - Sejumlah perusahaan pembiayaan akan menetapkan uang muka sebesar 25-30 persen untuk menekan kredit macet mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC). "Untuk mengurangi risiko collectibilats konsumen, uang muka untuk mobil murah ditetapkan 30 persen," kata Direktur Mandiri Tunas Finance, Harjanto Tjitohardjojo.

Bank Central Asia yang memiliki program Kredit Kendaraan Bermotor pun menerapkan hal serupa. "Kami akan menetapkan uang muka sebesar 25 persen untuk mobil murah," ujar Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, Rabu, (26/9/2013).

Selain itu, Harjanto menuturkan, untuk mengurangi jumlah kredit macet, Mandiri Tunas Finance melakukan penyeleksian ketat terhadap konsumen. "Kami punya scoring yang sangat ketat agar kredit tak macet," ucap dia.


Namun, Harjanto menilai kredit macet mobil murah dipastikan tidak terlalu tinggi. "Kemungkinan kredit macetnya sampai 2 persen seperti used car." BCA memperkirakan kredit macet mobil murah lebih kecil lagi. "Kredit macetnya 0,5-1 persen," kata Jahja.

Meski siap menggelontorkan dana untuk kredit mobil murah, Harjanto belum mematok target. "Kami belum menetapkan target untuk mobil murah. Kami akan evaluasi dahulu berapa unit yang terjual per bulan dari setiap ATPM," ujar Harjanto.***

sumber:tempo.co

Sampai Akhir Tahun, Permintaan Mobil Niaga Tetap Tumbuh

Written By Unknown on Rabu, 28 Agustus 2013 | 11.16.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Permintaan mobil niaga bakal tetap tumbuh pada sampai akhir tahun, meskipun indikator ekonomi makro nasional cenderung melemah pada semester kedua ini.

"Sampai akhir tahun, saya kira permintaan kendaraan komersial (niaga) masih tumbuh sekitar 10 persen," kata Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) Rizwan Alamsjah, di Jakarta.

Ia mengatakan meskipun pada semester kedua indikator ekonomi Indonesia kurang baik akibat kenaikan harga BBM, inflasi yang tinggi dan kemudian diikuti kenaikan suku bunga pinjaman, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, namun permintaan mobil niaga tetap akan tumbuh.

"Fundamental ekonomi masih oke. Pertumbuhan ekonomi masih enam persen, dan pertumbuhan sebesar itu tidak main-main, cukup besar," kata Rizwan.

Selain itu, kata dia, Indonesia masih menarik untuk investasi langsung. Meskipun diakuinya modal keluar dan masuk dari saham masih mengkhawatirkan.

Sebagai agen pemegang merek kendaraan niaga Mitsubishi baik truk ringan dan berat, Rizwan bahkan menilai pelemahan rupiah bisa menjadi berkah, karena harga komoditas perkebunan dan pertambangan yang mengandalkan ekspor akan naik, yang mendorong permintaan mobil niaga.

"Selain itu, sektor barang konsumsi juga terus tumbuh yang mendorong permintaan kendaraan niaga," ujar Rizwan.

Pada Januari--Juli 2013, kata dia, penjualan Mitsubishi telah tumbuh 10 persen menjadi sekitar 91 ribu unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebagian besar penjualan Mitsubishi didominasi kendaraan niaga, seperti truk ringan dan berat.(ant)



Toyota Innova Model Anyar Dibanderol Mulai Rp197,3 Juta?

Written By Unknown on Senin, 19 Agustus 2013 | 10.30.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com - Hari ini, Senin (19/8/2013) PT Toyota-Astra Motor (TAM) akan meluncurkan Innova model teranyar di Indonesia. Kabarnya Kijang Innova model anyar ini dijual dengan harga mulai Rp 197.300.000 sampai dengan Rp 316.550.000.

"Kisaran harga New Innova mulai dari Rp 197.300.000 (J M/T Bensin) sampai dengan Rp 316.550.000 (V A/T Diesel)," ucap sumber terpercaya di Toyota seperti dilansir detikOto, Senin (19/8/2013).

Dijelaskannya, itu merupakan harga indikasi dan harga OTR untuk wilayah Jakarta. Tipe yang paling murah yang dijual Rp 197.300.000 merupakan New Kijang Innova Bisnis M/T bensin naik sekitar Rp 4,7 juta dari model Kijang Innova lama.

Lebih lanjut, perubahan Innova ini merupakan yang pertama kalinya setelah melakukan penyegaran pertama di 2011 lalu.

Di tahun itu pula nama Innova mengalami sedikit perubahan dengan penambahan nama Grand dan menjadi Grand Innova.

Berkat semua itu, Innova sampai saat ini berhasil menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia. Nah, Otolovers penasaran dengan perubahan Innova model teranyar ini?***

sumber:detikOto 

Setelah Lebaran, Toyota Agya Melenggang

Written By Unknown on Selasa, 30 Juli 2013 | 09.33.00

Bandung, (Jurnalsulteng.com)- Koordinator Astra Grup Wilayah Bandung, Rosilia Olii mengatakan, penjualan perdana Agya, city-car besutan Toyota, akan dilakukan selepas Lebaran. "Minggu ketiga Agustus kemungkinan," kata Rosilia, di sela acara buka puasa bersama dengan komunitas wartawan di Bandung, seperti dilansir Tempo.co, akhir pekan lalu.

Menurut Kepala Cabang Auto 2000 Jalan Suci, Bandung itu, pemasaran perdana Agya itu ditujukan untuk memenuhi pemesanan indent  mengikuti skema Low Cost Green Car (LCGC). "Ada yang indent, cuma karena regulasinya baru turun bulan lalu, jadi barangnya baru bisa disuplai bulan depan," kata Rosili.

Dia mengungkapkan, perusahaannya sudah menyiapkan sekitar 20 ribu unit Agya untuk  dipasarkan perdana di seluruh Indonesia. Khusus untuk  Jawa Barat, telah disiapkan sekitar  2 ribu. "Dominasi masih di Bandung, karena Agya itu memang untuk mobil perkotaan," kata Rosili. "Maksimal September, tapi habis Lebaran sudah ada yang tersuplay."

Rosili mengungkapkan, calon pembeli Agya yang memilih indent  mengajukan permintaan sejak  akhir tahun lalu. Total pemesan  di  Jawa Barat  sudah melebihi angka  2.000. Padahal harga Agya belum  ada kepastian.

Menurut  Rosili, harga Agya memang belum diumumkan secara resmi sampai saat ini. Namun diperkirakan kisarannya  antara Rp 95 juta hingga Rp 120 juta per unit. Agya rencananya dipasarkan dalam 2 jenis, yakni perseneling manual dan otomatis, yang masing-masingnya terdiri dari 4 varian. "Pemesanan paling banyak untuk  tipe  otomatis," katanya.

Mengantisipasi melonjaknya permintaan Agya, Toyota menyiapkan stokyard  seluas 8 hektare di Rancaekek.  Tempat itu mampu menampung sekitar  2 ribu unit "city-car"  itu. "Rancaekek khusus mensuplay dealer-dealer di Kota Bandung," kata Rosili.

Tingginya permintaan untuk  Agya, kata Rosili, dijamin  tidak akan menggerus penjualan kendaraan unggulan Toyota lainnya. Sebab  Agya punya segmen sendiri mengikuti regulasi LCGC. "Salah satu persyaratan regulasi LCGC adalah efisiensi bahan bakar, 1 liter untuk 20 kilometer," katanya.***



Yamaha 250 Siap Bertarung dengan Kawasaki

Written By Unknown on Sabtu, 27 Juli 2013 | 15.01.00

Yamaha Indonesia setengah membocorkan rencana bahwa mereka memang sudah bersiap untuk meluncurkan model sport berkapasitas mesin 250 cc. Meski mempertahankan aksi tutup mulut, mereka tidak menampik rencana itu.

Ilustrasi Yamaha YZF-R250
"Mesin 250 no comment. Tahun ini? Tahun depan insya Allah," ungkap Dyonisius Beti, Wakil Presiden Yamaha Indonesia.

Tidak bisa ditampik pula bahwa Yamaha dengan ini siap mengibarkan bendera perang dengan jawara pasar sport 250 cc dari Kawasaki. Hingga kini, merek itu melenggang nyaris tanpa saingan dengan penjualan sangat signifikan, seiring juga dengan CBR 250 dari rival utamanya, Honda.

"Memang menarik yang 250-lah," tambah Dyonisius Beti menggambarkan subur dan masih luasnya pasar motor sport di kelas itu.

Yamaha 250 cc itu sendiri kuat diduga bernama asli YZF-R250. Satu fakta yang menarik dari motor ini adalah keunggulannya dalam hal tenaga dibanding motor sport 250 lainnya. Tenaganya 35 hp, sementara Kawasaki Ninja 250 berada di angka 32 hp, dan Honda CBR 250 R lebih kecil lagi di angka 26 hp. Jika jadi hadir, maka pertarungan motor 250 cc akan semakin sengit.

(merdeka.com)

Avanza, Mobil Keluarga Terlaris Jelang Lebaran

Written By Unknown on Sabtu, 20 Juli 2013 | 12.03.00

jurnalsulteng.com- Mobil berkapasitas luas dan lapang rupanya masih menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen di Indonesia. Bahkan, penjualannya terus meningkat.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis, penjualan mobil Juni 2013, mengalami peningkatan dari 99.568 unit pada Mei menjadi 104.264 unit.

Untuk penjualan MPV (Multi Purpose Vehicle), mobil berbasis untuk keluarga ini terus mengalami pertumbuhan, di tengah hadirnya model-model baru yang menawarkan beragam fitur dan kelebihannya.

Terlebih lagi, penjualan mobil di kelas low MPV dengan kapasitas mesin dibawah 1.500 cc penjualanya meningkat dari 30.460 unit (Mei) menjadi 34.719 (Juni).

Hanya saja, untuk mesin di atas 1500 cc seperti di kelas medium MPV dan Up MPV, mengalami penurunan. Kedua segmen tersebut dibulan keenam hanya mampu membukukan 11.510 unit dan 1.061 unit.

Khusus di kelas low MPV, Toyota Avanza tetap menjadi mobil sejuta umat. Pasalnya, penjualan mobil berkapasitas 7-8 penumpang itu berhasil diperingkat pertama dengan jumlah 18.094 unit.

Tak kalah menarik, Ertiga dan Xenia saling susul menyusul untuk memperebutkan posisi kedua. Hanya saja di Juni lalu penjualan Ertiga kembali meningkat sebesar 6.555 unit. Sedangkan Xenia hanya 5.945 unit.

Belum sampai di situ, pendatang baru Chevrolet Spin rupanya kini mulai menunjukkan kemampuan. Jika sebelumnya penjualan Spin tak kurang dari seribu, Juni lalu penjualanya mencapai 1.703 unit.

Berikut 10 MPV terlaris:

1. Toyota Avanza 18.094

2. Suzuki Ertiga 6.555

3. Daihatsu Xenia 5.945

4. Toyota Kijang innova 5.224

5. Nissan Grand livina 3.634

6. Honda Freed 2196

7. Chevrolet Spin 1.703

8. Suzuki APV 1.401

9. Nissan Evalia 523

10.Daihatsu Luxio 408

11.Isuzu Panther 350

12.Toyota Nav1 366

13.Nissan Serena 225

14.Mazda Biante 126

15.Proton Exora 75

16.Toyota Alphard 75


vivanews

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger