![]() |
| Ilustrasi |
"Sampai sekarang Golkar belum mengeluarkan juknis baru terkait pilkada. Kami masih gunakan juknis lama," kata Sekretaris DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah Abidin Ishak, yang dikutip dari Antara, Rabu (4/2/2015).
Dia mengatakan tidak dibukanya pendaftaran tersebut bukan berarti menutup peluang bagi calon kepala daerah di luar partai sebab Golkar memiliki mekanisme sendiri dalam merekrut calon kepala daerah.
"Provinsi menunggu usulan dari kabupaten/kota, selanjutnya kita usulkan ke pusat untuk direkomendasikan menjadi calon kepala daerah," katanya.
Abidin mengatakan usulan calon kepala daerah dari kabupaten tersebut dilakukan dengan berbagai pertimbangan, antara lain ketokohan seseorang, potensi keterpilihan dan popularitasnya.
"Golkar di kabupaten yang tahu siapa kira-kira yang berpotensi di daerah itu. Ya itu yang diusulkan. Usulannya boleh lebih dari satu," katanya.
Menjelang pemilihan kepala daerah serentak di tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah pada Desember 2015 sejumlah partai politik telah membuka pendaftaran bakal calon.
Partai Demokrat, misalnya, telah melakukan tes psikologi terhadap bakal calon yang mendaftar di partai itu. Partai lain yang sudah membuka pendaftaran adalah Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[Ant]





0 komentar:
Posting Komentar