>
Headlines News :
Home » , » SBY Tolak Permintaan Jokowi Masuk di Pemerintahan

SBY Tolak Permintaan Jokowi Masuk di Pemerintahan

Written By Unknown on Senin, 15 September 2014 | 07.35.00

Susilo Bambang Yudyono 
Jakarta, Jurnalsulteng.com- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudyono (SBY) memilih jalan tengah. Tidak bergabung dengan Joko Widodo di pemerintahan, dan tidak bergadung dengan Prabowo Subianto di Koalisi Merah Putih.

SBY mengaku dengan berterus terang, dia dan Demokrat sempat diajak oleh kedua kubu untuk bergabung. Dan dengan tegas dia menolaknya.

"Saya sudah mengatakan, Partai Demokrat lebih baik menjadi penyeimbang yang betul. Tidak masuk ke kubunya pak Jokowi dan tidak masuk pula ke kubunya pak Prabowo," kata SBY dalam wawancara khusus yang diunggah ke Youtube, Minggu (14/14/2014).

Sebab, sambung SBY, kalau Demokrat sampai masuk ke salah satu kubu tersebut, Demokrat akan terlibat dalam politik yang amat keras, yang dengan istilah SBY disebut dengan intip-mengintip, serang-menyerang dan hancur-menghancurkan.

"Dan itu bukan kepribadian saya dan Demokrat. Kami punya prinsip dan etika tersendiri," tegas dia.

SBY menambahkan, meski berada diantara keduanya, Demokrat tetap berperan konstruktif. Manakala ada isu besar, apakah kebijakan atau rancangan undang-undang, yang menurut Demokrat baik bagi rakyat, baik yang berasal dari kubu Jokowi atau kubu Prabowo, Demokrat pasti mendukung.

"Sebaliknya, kalau memang nyata-nyata tidak realistis, tidak rasional dan menyengsarakan rakyat. Dengan tegas dan terang, Partai Demokrat tidak mendukungnya," ungkapnya.

"Itu lah hakikat kekuatan politik dalam demokrasi yang sehat yang saya pahami, dan itu pula yang dianut Partai Demokrat," tambah SBY. [Rmol]

Share this article :

0 komentar:

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger