![]() |
| Akbar Tanjung |
Menurut pengamat politik Emrus Sihombing, sikap Akbar Tanjung tersebut patut dicontoh oleh kader muda Golkar. Karena sikap Akbar itu menunjukkan bagaimana kepentingan partai lebih utama ketimbang kepentingan pribadi. Sehingga dengan demikian, soliditas dan harga diri partai terselamatkan.
“Hal yang sama juga ditunjukkan Akbar Tanjung. Sering bermanuver, berseberangan dengan partai, tapi demi marwah partai ya ikut saja,” imbuh Direktur Pusat Kajian Politik Emrus Corner ini yang dilansir dari Rakyat Merdeka Online, Rabu (21/5/2014).
Menurutnya, jika kader muda Golkar membelot ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla, visi negara kesejahteraan Partai Golkar akan terabaikan. Tak hanya itu, Partai Golkar juga pasti kurang solid mengawal visi tersebut di kubu Prabowo-Hatta. “Sayang sekali. Padahal visi itu brilian. Juga sudah melewati berbagai kajian di forum akademik,” ujarnya.
Makanya, kader Golkar harus konsisten mengikuti langkah politik partai. Hal itu dilakukan untuk memastikan visi negara kesejahteraan partai tetap berjalan. Golkar nantinya akan solid dan dapat melangkah maksimal. “Ikuti sikap partai demi mengawal visi negara kesejahteraan,” tegasnya.
Bagaimanapun, ucap Emrus, perbedaan haluan politik ‘kader muda’ dengan ‘kalangan tua’ di tubuh Partai Golkar merugikan eksistensi partai. Minimal, sambung Universitas Pelita Harapan (UPH ini, harga diri partai jadi pertaruhan.(Rmol)





0 komentar:
Posting Komentar