>
Headlines News :
Home » » Pengamat: Rakyat Mesti Realistis, Jokowi Capres Instan

Pengamat: Rakyat Mesti Realistis, Jokowi Capres Instan

Written By Unknown on Sabtu, 17 Mei 2014 | 00.20.00

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri semakin menguatkan dugaan bahwa bakal capresnya, Jokowi hanya boneka untuk mendulang suara di Pemilu 2014. 

Namun dengan bilang Jokowi petugas partai, Megawati justru menunjukkan dirinya sebagai tokoh yang kurang reformis. 

"Pola pikir Megawati justru identik dengan zaman Orde Baru dulu. Jangan lupa, dulu di masa Orde Baru, KSAD Jenderal R. Hartono juga pernah mengatakan bahwa anggota ABRI adalah kader Golkar," ujar pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara yang dilansir Rakyat Merdeka Online, Jumat (16/5/2014).

Termasuk, Mendagri Yogi S Memet saat Soeharto berkuasa yang menyebut anggota DPR sebagai wakil parpol, bukan wakil rakyat.

"Sekarang di era yang dibilang reformasi ini, ternyata masih ada ketua umum parpol besar pemenang Pileg, yang lantang bicara bahwa Jokowi sebagai capres PDIP adalah petugas partai," kritik Igor. 

Igor menekankan, di sini rakyat seharusnya jeli dan sadar bahwa ada parpol atau sosok figur elit yang dipandang reformasi, ternyata melanggengkan politik status quo.

"Publik harus mulai realistis bahwa Jokowi itu memang capres instan yang didorong maju untuk mendulang suara belaka bagi PDIP. Tentu hal itu sah saja, tetapi ini adalah manifestasi lain dari gimmick dalang (Megawati) terhadap wayangnya (Jokowi)," tudingnya.

Menurut dia, terkesan jelas Megawati kurang menyelami semangat melaksanakan agenda reformasi. Di mana pusat kekuasaan masih dipegang dan terkonsentrasi oleh elite, bukan kepada sistem.(Rmol)
Share this article :

0 komentar:

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger