>
Headlines News :
Home » , » Rusuh Buol, Gubernur Prihatin Masyarakat Mudah Terprovokasi

Rusuh Buol, Gubernur Prihatin Masyarakat Mudah Terprovokasi

Written By Unknown on Minggu, 20 April 2014 | 18.21.00

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola
Palu, Jurnalsulteng.com - Gubernur Sulawesi Tengah Drs H. Longki Djanggola, MSi menyatakan sangat prihatin dan kecewa terhadap sebagian masyarakat Buol yang mudah sekali terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan anarkis dan destruktif terhadap kepolisian pada Sabtu (19/4/2014) malam.

"Selaku gubernur saya minta dengan hormat kepada masyarakat Buol untuk dapat mengendalikan diri, menahan emosi dan jangan mudah terpancing untuk diajak berbuat anarkis," kata Gubernur Longki Djanggola yang dilansir dari Antara, Minggu (20/4/2014).

Ia menambahkan "mari kita saling menghargai antara sesama anggota masyarakat dan juga aparat kepolisian."

Gubernur yang mengaku sedang berada di luar Kota Palu saat dihubungi melalui telepon genggam itu mengatakan sejak penyerangan massa ke Mapolsek Biau dan Momunu, Sabtu malam, ia terus mengikuti perkembangan situasi Buol dan berkomunikasi dengan Bupati Buol, Amiruddin Rauf dan Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Menurut Gubernur, pemicu kerusuhan tersebut sebenarnya sangat sederhana yakni berawal dari suporter sepak bola yang berkelahi. Merekapun berkelahi diduga karena sudah terpengaruh minuman keras (miras).

Gubernur mengemukakan bahwa tindakan anggota kepolisian menangani perkelahian suporter itu, sebenarnya sudah sesuai prosedur tetap yakni ingin melerai perkelahian.

"Akan tetapi situasi ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum provokator. Eh polisi malah dituduh memukul dan menembak masyarakat," ujarnya.

Karena itu, kata Gubernur, ia telah meminta Kapolda untuk menyelidiki siapa oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut dan menindak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepada bupati dan forum komunikasi pimpinan daerah, Gubernur berharap meningkatkan pengayoman kepada masyarakat dan memberikan mereka informasi yang sesungguhnya terjadi supaya tidak terjadi "mis-persepsi".

Kepada anggota kepolisian yang menjadi korban tindakan anarkis, Gubernur menyatakan simpati dan empatinya dengan menyebut "saya dapat merasakan kepedihan dan kekalutan saudara-saudara dan keluarga dalam bertugas, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT".

Ketika ditanya apakah ia meminta Kapolda Sulteng Brigjen Ari Dono Sukmanto agar menegakkan hukum dengan tegas dalam menangani bentrok di Buol ini, Gubernur Longki Djanggola menyebutkan bahwa masalah di Buol ini berbeda dengan daerah lain karena masyarakat Buol masih trauma dengan kerusuhan 2010 yang dipicu oleh kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan delapan orang tewas.

"Yang saya minta kepada Kapolda adalah tegas kepada oknum-oknum provokator yang mudah-mudahan segera terungkap. Saya sangat yakin bahwa ada provokator yang memainkan situasi ini," ujar Gubernur. (Ant)

Share this article :

0 komentar:

Jurnalsulteng.com on Facebook

 
Developed by : Darmanto.com
Copyright © 2016. JURNAL SULTENG - Tristar Mediatama - All Rights Reserved
Template by Creating Website
Proudly powered by Blogger