Prabowo Subianto |
Padahal, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah resmi mengusung Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden.
Prabowo menyatakan partainya terbuka karena dia ingin membentuk sebuah koalisi besar. "Kami ingin membangun suatu koalisi besar karena bangsa kita besar. Kami ingin nanti terbentuk pemerintahan yang kuat," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.
Untuk merealisasikan pembentukan koalisi besar ini, Prabowo mengatakan, Gerindra terus melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah partai, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, dan Partai Golkar. "Utusan kami juga berkomunikasi dengan Partai Hanura," ujarmya.
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali sependapat dengan Prabowo. Dia mengatakan partainya juga ingin membangun koalisi besar bersama Gerindra. "Pak Prabowo sangat terbuka dengan koalisi atau dukungan yang akan diberikan oleh partai lain," ujarnya. (Baca: Gerindra Perlu Suara 2 Partai untuk Prabowo Capres)
Namun, untuk saat ini, Suryadharma menyebut jalinan antara partainya dan Gerindra sebagai koalisi gabah. Gabah, kata dia, merupakan lambang kesejahteraan. Selain itu, "Gabah juga bisa bermakna garuda (lambang Gerindra) dan Ka'bah (lambang PPP)," ujar Suryadharma.
0 komentar:
Posting Komentar