Ilustrasi |
Ketua DPW Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Sulawesi Utara Drs H. Gaib Al Amin mengatakan, umat muslim di Sulawesi Utara khususnya di Manado menolak keberadaan ISIS, maupun ajaran-ajaran yang melenceng dari Islam dan dasar negara Pancasila.
"Pertemuan kita ini ada berkahnya, kita semua berkumpul untuk menyatakan sikap tentang keberadaan ISIS," ujarnya di sela acara deklarasi di Masjid Raya Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, Manado, yang dikutip dari Rakyat Merdeka Online, Jumat (29/8/2014).
Menurutnya, keberadaan paham ISIS hanya membuat keresahan di mata masyarakat. Selain itu juga tidak mendorong kemajuan hidup masyarakat di berbagai bidang.
"Kami menyatakan sikap untuk mengutuk dan menolak secara tegas ISIS dan segala bentuk rongrongan dan ancaman yang bertujuan merubah dasar negara dalam bentuk apapun," kata salah satu imam masjid H. Imran Hanai saat membacakan pernyataan sikap.
Untuk itu, DPW Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Sulawesi Utara mengimbau seluruh umat Islam, jamaah masjid dan komponen bangsa untuk tetap bahu membahu dalam menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pernyataan sikap imam masjid Sulawesi Utara kemudian diserahkan kepada Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono yang menghadiri undangan. Nantinya, pernyataan sikap akan diteruskan ke pemerintah pusat sebagai dukungan penolakan masyarakat atas keberadaan ISIS. [Rmol]
0 komentar:
Posting Komentar